Jelang pelaksanaan Rihlah Akbar VIII Tajdidul Iman (TI) yang akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Alam Indonesia kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, awal September mendatang, membuat panitia yang dipimpin ketuanya, Nur Adzan terus menggenjot persiapan event bergengsi TI tersebut.
“Insya Allah kegiatan tahunan ini akan kami kemas secara Akbar, makanya kami intens melakukan rapat-rapat” ujar Nur Adzan saat memimpin rapat di Masjid Al-Muawanah Dinas Sosial provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu 3/8/2024 malam.
Hadir dalam rapat tersebut, ketua Yayasan Tajdidul Iman, Ustaz Ahmad Baduddin, wakil ketua TI, ustaz Awaluddin, Sekretaris TI, Ustaz Ikhwan Muin dan sejumlah pengurus lainnya.
Dalam rapat tersebut disepakati beberapa item seperti persiapan rencana Anggaran Belanja (RAB) yang proporsional, persiapan proposal, audiens dan mencari sponsor.
“Adapun sasaran audiens kami yakni Ibu Ketua DPRD Sulawesi Selatan yang kebetulan beliau calon bupati Barru, terus Bupati Barru dan Ketua Umum DPP KKDB ( Kerukunan Keluarga Daerah Barru), serta Dirut PT. Kima. Tujuannya tentu saja meminta dukungan dan restu beliau beliau untuk mensukseskan kegiatan ini” jelas Nur Adzan.
Adapun seksi dana dan sponsor, sambung Nur Adzan akan dikoordinir langsung bapak Muhammad Sugiri. “Tim ini akan bergerak secepatnya mengingat waktu yang semakin mendesak, kemudian ada tim satuan pengaman Tajdidul Iman (Sapati), lalu tim Kesehatan, tim seksi acara, yang akan bekerja secara cepat untuk mensukseskan kegiatan ini” jelasnya.
Nur Adzan pun berharap dukungan dan doa dari pengurus lainnya, baik yang terlibat maupun yang tidak terlibat di kepanitiaan untuk bahu membahu membantu agar kegiatan ini dapat bejalan dengan baik dan lancar.
“Demi suksesnya kegiatan ini, kami mohon kerja samanya, doa dan dukungannya semoga kegiatan Rihlah Akbar ke VIII ini berjalan aman, lancar dan sukses” kunci Nur Adzan.
(tim)






















