Advertisement
  • HOME
  • PROFIL
  • BERITA
    Dua Kali Kemalingan, Masjid Agung Tajdidul Iman, Akhirnya Pasang CCTV

    Dua Kali Kemalingan, Masjid Agung Tajdidul Iman, Akhirnya Pasang CCTV

    Safari Dakwah Dzulhijjah TI, Binaan Kiai Sudirman Bakal Seru

    Safari Dakwah Dzulhijjah TI, Binaan Kiai Sudirman Bakal Seru

    Kiai Sudirman Ajak Umat Muslim Ikut Safari Dakwah Dzulhijjah

    Kiai Sudirman Ajak Umat Muslim Ikut Safari Dakwah Dzulhijjah

    Tajdidul Iman, Dari Rihlah Akbar ke Safari Dakwah Dzulhijjah

    Tajdidul Iman, Dari Rihlah Akbar ke Safari Dakwah Dzulhijjah

    Masya Allah… Usai RIhlah, PJTI Kembali Urus Jenazah

    Masya Allah… Usai RIhlah, PJTI Kembali Urus Jenazah

    SAPATI All Out Amankan Rihlah Akbar ke 9 TI, Ini Hasilnya

    SAPATI All Out Amankan Rihlah Akbar ke 9 TI, Ini Hasilnya

  • PROGRAM
    • All
    • Khidmat Jenazah
    • Tahsin dan Tahfizh
    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

  • ARTIKEL
    • All
    • AQIDAH
    • FIQIH
    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 291 (Shalat Bagian 256): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 1

    Pembahasan Fiqih Edisi 291 (Shalat Bagian 256): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 1

  • KH SUDIRMAN
  • INFO KAJIAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • PROFIL
  • BERITA
    Dua Kali Kemalingan, Masjid Agung Tajdidul Iman, Akhirnya Pasang CCTV

    Dua Kali Kemalingan, Masjid Agung Tajdidul Iman, Akhirnya Pasang CCTV

    Safari Dakwah Dzulhijjah TI, Binaan Kiai Sudirman Bakal Seru

    Safari Dakwah Dzulhijjah TI, Binaan Kiai Sudirman Bakal Seru

    Kiai Sudirman Ajak Umat Muslim Ikut Safari Dakwah Dzulhijjah

    Kiai Sudirman Ajak Umat Muslim Ikut Safari Dakwah Dzulhijjah

    Tajdidul Iman, Dari Rihlah Akbar ke Safari Dakwah Dzulhijjah

    Tajdidul Iman, Dari Rihlah Akbar ke Safari Dakwah Dzulhijjah

    Masya Allah… Usai RIhlah, PJTI Kembali Urus Jenazah

    Masya Allah… Usai RIhlah, PJTI Kembali Urus Jenazah

    SAPATI All Out Amankan Rihlah Akbar ke 9 TI, Ini Hasilnya

    SAPATI All Out Amankan Rihlah Akbar ke 9 TI, Ini Hasilnya

  • PROGRAM
    • All
    • Khidmat Jenazah
    • Tahsin dan Tahfizh
    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Ayo Bantu Rumah Tahfidz Quran Tajdidul Iman, Investasi Amal Jariyah

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Tim Gerak Cepat PJTI Dapat Tugas Urus Jenazah Hari Ahad

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Launcing PASTI Ini Harapan Tajdidul Iman

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

    Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman Latih Mahasiswa UNM Praktik Pengurusan Jenazah

  • ARTIKEL
    • All
    • AQIDAH
    • FIQIH
    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 292 (Shalat Bagian 257): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 291 (Shalat Bagian 256): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 1

    Pembahasan Fiqih Edisi 291 (Shalat Bagian 256): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 1

  • KH SUDIRMAN
  • INFO KAJIAN
No Result
View All Result
Tajdidul Iman
No Result
View All Result
Home ARTIKEL

Pembahasan Fiqih Edisi 84 (Shalat Bagian 49): Merapatkan Kedua Telapak Kaki Ketika Sujud

Redaksi Media Tajdidul Iman by Redaksi Media Tajdidul Iman
Juli 18, 2024
0
Pembahasan Fiqih Edisi 84 (Shalat Bagian 49): Merapatkan Kedua Telapak Kaki Ketika Sujud
0
SHARES
94
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

1. Madzhab Syafi’i berpendapat kedua telapak kaki harus direnggangkan sejauh satu jengkal.

2. Madzhab Hanafi dan Hanbali: Sunnah merapatkan kedua telapak kaki ketika sujud, dengan alasan:
a. Terdapat dalam hadits:

فَقَدْتُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ مَعِيْ عَلَى فِرَاشِي فَوَجَدْتُهُ سَاجَدًا، رَاصَّا عَقِبَيْهِ، مُسْتَقْبِلًا بِأَطْرَافِ أَصَابِعِهِ الْقِبْلَةَ، فَسَمِعْتُهُ يَقُوْلُ: أَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخْطِكَ، وَبِعَفْوِكَ مِنْ عُقُوْبَتِكَ، وَبِكَ مِنْكَ، أُثْنِي عَلَيْكَ، لَا أَبْلُغُ كُلَّ مَا فِيْكَ. فَلَمَّا انْصَرَفَ؛ قَالَ: يَا عَائِشَةُ! أَخَذَكِ شَيْطانُكِ؟ فَقُلْتُ: أَمَا لَكَ شَيْطَانٌ؟ فَقَالَ: مَا مِنْ آدَمِيٍّ إِلَّا لَهُ شَيْطَانٌ. فَقُلْتُ: وَإِيَّاكَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟! قَالَ: وَإِيَّايَ، لَكِنِّيْ أَعَانَنِيَ اللهُ عَلَيْهِ؛ فَأَسْلَمَ

Aku tidak menjumpai Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang sebelumnya bersama denganku di pembaringan. Kemudian aku mendapati beliau sedang sujud, dan merapatkan kedua tumit kakinya serta ujung jari-jari kakinya diarahkan ke kibat. Dan aku mendengar beliau mengucapkan, “Aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemurkaan-Mu, dan dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu, dan berlindung kepada-Mu dari adzab-Mu. Aku memuji-Mu, namun setiap pujian itu tidak akan mencapai dengan segala yang ada pada-Mu.” Setelah beliau menyelesaikan shalatnya, beliau bersabda, “Wahai Aisyah, syaitanmukah yang menuntunmu?” Aku bertanya, “Apakah engkau tidak mempunyai syaitan?” Beliau menjawab, “Tidak seorangpun dari Bani Adam kecuali ada syatan menyertainya.” Aku berkata, “Jika begitu juga engkau wahaiRasulullah?” Beliau menjawab, “Demikian juga aku, akan tetapi Allah telah memberikan pertolongan-Nya kepadaku hingga syaitan memeluk Islam.” (HR. Ath-Thahawi dalam al-Musykil 1/30, Ibnu Khuzaimah no. 654, Al-Hakim 1/228, Al-Baihaqy 2/116. Al-Hakim berkata hadits ini shahih sesuai dengan kriteria Bukhari, Muslim dan adz-Dzahabi menyetujuinya)
b. Tambahan lafazh tersebut dikuatkan oleh riwayat-riwayat lain, antara lain HR. Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i, Ahmad, Ibnu Majah, Tirmidzi, Malik.
c. Semua hadits-hadits yang mendukung tersebut tidak ada yang saling bertentangan:
– Muslim no. 751 dengan lafazh, “Lalu tanganku memegang bagian bawah telapak kaki beliau.”
– Abu Dawud no. 745 dengan lafazh, “Maka tersentuhlah beliau olehku di masjid dengan kedua telapak kakinya yang tegak ke atas.”
– An-Nasa’i no. 1118 dengan lafazh, “Aku dapati beliau yang sedang sujud, sedangkan kedua telapak kakinya tegak menghadap ke kiblat.”
– Malik no. 448 dengan lafazh, “Tanganku menyentuh kedua kaki beliau yang sedang sujud.”
– Ahmad no 24475 dengan lafazh, “Aku menyentuhnya dengan tanganku kedua telapak kakinya sementara beliau di masjid dan kedua telapak kakinya sedang berdiri tegak.”
– Tirmidzi no. 3415 dan Ibnu Majah no. 3831 dengan lafazh, “Aku meraba-raba dan tanganku menyentuh kedua telapak kaki beliau yang sedang bersujud.”
d. Jika kita perhatikan matan hadits tersebut ada kata “Menyentuh, mendapati, memegang” semua itu tidak saling bertentangan. Bagaimana mungkin tangan Aisyah memgang (meyentuh) bagian bawah telapak kaki beliau atau lekukan telapak kaki beliau jika salah satu dari kedua telapak kaki itu berjauhan dengan telapak kaki yang lain. Kemampuan Aisyah menyentuh kedua telapak kaki Nabi dalam posisi sujud berarti telapak kaki Nabi tersebut dalam posisi rapat, bukan sejengkal apalagi lebih dari itu. Dan tafsir tersebut telah diperjelas oleh riwayat Urwah bin Zubair.
e. Riwayat Urwah bin Zubair adalah riwayat kunci karena riwayat inilah ada kata “merapatkan”. Dalam ilmu hadits ini bukan riwayat yang syadz sebagaimana pernyataan sebagian ulama hadits karena riwayat urwah ini tidak ada mukhalafah (pertentangan) tetapi yang ada hanya tambahan dan tambahan tersebut tidak bertentangan, lagipula Urawah bin Zubair dengan Aisyah sangat dekat (anak dari kakak Aisyah), Urwahlah yang banyak mendengarkan hadits-hadits dari Aisyah. Menurut Imam Adz-Dzahabi, “Urwah menibah ilmu dari Aisyah dan menjadi pakar fikih hasil didikan Aisyah radhiyallahu anha”.
f. Jika jalur Urwah dipermasalahkan oleh sebagian ulama hadits karena melalui jalur Yahya bin Ayyub seperti kutipan Ibnu Sa’id (w.230 H) berkata, “Yahya munkar hadits”, Ahmad bin Hanbal (w.241 H), “Hafalannya tidak bagus”, namun banyak ulama hadits yang menerima beliau antara lain, Al-Bukhari berkata, “Ia shaduq (jujur)”, Al-Ijli (w.261 H), “Ia tsiqah (dipercaya) dan adil”, Abu Dawud, ia mengatakan “Tsiqah dan shaleh”, Ya’qub bin Sufyan Al-Fasawi (w.277 H) mengatakan, “Ia tsiqah”, Ibnu Adi ra (w.365 H) mengataka, “Ia tsiqah”, AL-Hafizh Ibnu Hajar (w.852 H) mengatakan, “Ia shaduq namun terkadang mengalami kekeliruan”. Jika disimpulkan maka Yahya bin Ayyub kalaupun ada yang mejarh (ungkapan cacat perawi) namun tidak berarti semua hadits Yahya bin Ayyub tidak shahih termasuk pada hadits merapatkan kedua telapak kaki pada saat sujud.

Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)

    Tags: Artikel IslamiFiqihKH SudirmanShalatYayasan Tajdidul Iman
    ShareSend
    Redaksi Media Tajdidul Iman

    Redaksi Media Tajdidul Iman

    Yayasan Tajdidul Iman adalah salah satu lembaga yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan dan sosial dengan Pembina KH Sudirman S.Ag yang berpusat di Makassar.

    Related Posts

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda
    ARTIKEL

    Jumat, Tim Akhwat dan Ikhwan PJTI, Urus Jenazah Ditempat Berbeda

    by Redaksi Media Tajdidul Iman
    Oktober 26, 2025
    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5
    ARTIKEL

    Pembahasan Fiqih Edisi 295 (Shalat Bagian 260): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 5

    by Redaksi Media Tajdidul Iman
    Februari 15, 2025
    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4
    ARTIKEL

    Pembahasan Fiqih Edisi 294 (Shalat Bagian 259): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 4

    by Redaksi Media Tajdidul Iman
    Februari 14, 2025
    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3
    ARTIKEL

    Pembahasan Fiqih Edisi 293 (Shalat Bagian 258): Serba-serbi Masalah Adzan dan Iqamah 3

    by Redaksi Media Tajdidul Iman
    Februari 14, 2025
    Next Post
    Kajian Aqidah Edisi 85: Bukti-bukti Bathilnya Sesembahan Orang Musyrik 2

    Kajian Aqidah Edisi 85: Bukti-bukti Bathilnya Sesembahan Orang Musyrik 2

    Pembahasan Fiqih Edisi 85 (Shalat Bagian 50): Bacaan Tasyahud

    Pembahasan Fiqih Edisi 85 (Shalat Bagian 50): Bacaan Tasyahud

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Recent Posts

    • Dua Kali Kemalingan, Masjid Agung Tajdidul Iman, Akhirnya Pasang CCTV
    • Safari Dakwah Dzulhijjah TI, Binaan Kiai Sudirman Bakal Seru
    • Kiai Sudirman Ajak Umat Muslim Ikut Safari Dakwah Dzulhijjah
    • Tajdidul Iman, Dari Rihlah Akbar ke Safari Dakwah Dzulhijjah
    • Masya Allah… Usai RIhlah, PJTI Kembali Urus Jenazah

    Recent Comments

    1. Hasyim Akhmad mengenai Pembahasan Fiqih Edisi 77 (Shalat Bagian 42): Do’a Ruku’
    2. Muhammad Saif bin Asaf Karim mengenai Tabligh Akbar TI Bakal DIhadiri Ribuan Umat Muslim
    3. Muchsin Pg mengenai PJTI Diamanahkan Urus Jenazah Almarhum Usman Jasad
    4. Patta Bundu mengenai Founder YTI, Kiai Sudirman, Silaturrahim dengan Appi
    5. Mohammad Ridwan mengenai LPJ Rihlah Akbar ke 8, YTI Bagi Doorprize

    Yayasan Tajdidul Iman adalah salah satu lembaga yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan dan sosial dengan Pembina KH Sudirman S.Ag yang berpusat di Makassar.

    © 2023 - Web Developer by Mubarak Gruop Indonesia

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Homepages
      • Homepage Layout 1
      • Homepage Layout 2

    © 2023 Web Developer - by Mubarak Group Indonesia.