MAKASSAR – Organisasi dakwah, umat dan sosial, Tajdidul Iman sukses gelar Rihlah Akbar ke VII di lokasi Wisata Permandian Je’ne Tallasa Sileo 2 Kabupaten Gowa, Jumat-Ahad (18-20/2023).
Sekitar 500 orang lebih warga Tajdidul Iman memadati permandian tersebut. Mereka terlihat khusyuk mengikuti tausyiah para penceramah dan Tabligh Akbar yang dilangsung dibawakan KH Sudirman MAg.
Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan Sabtu (19/8/2023) pukul 09.30 pagi yang ditandai pembacaan ayat suci Al-Quran oleh salah satu qori Tajdidul Iman.
Selanjutnya disusul laporan Ketua Panitia, Ustaz Awaluddin yang banyak mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu kami dan mohon maaf bilamana dalam kegiatan ini terdapat banyak kekurangan,” ujar Ustaz Awaluddin.
Menurutnya, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sangat besar dan melampaui target panitia. Mereka antusias mengikuti kegiatan yang merupakan perpaduan dakwah dalam menikmati alam.
” Setiap malam kita laksanakan Qiyamul Lail dengan metode ‘One night one Juz’ dengan imam, anak anak kita yang hafidz Quran. Adapula pasar murah berupa pameran, donor darah, Tabligh Akbar, games dan lain sebagainya,” ungkapnya
Ketua Lembaga Tajdidul Iman, Ustaz Ahmad Baduddin, yang tampil membawakan sepatah kata, juga mengaku bersyukur karena acara tersebut dapat berjalan dengan lancar dan baik.
“Insya Allah kegiatan ini murni sebagai kegiatan dakwah yang dihadiri ratusan peserta yang datang dari Kabupaten Soppeng, Sinjai, Pare-Pare, Pangkep, Maros, Gowa dan Makassar,“ kata Ustad Ahmad.
Sementara itu Pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman dalam sambutannya, mengatakan tujuan kegiatan ini adalah mengajak umat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Subhana Wata’ala, juga memupuk rasa persaudaraan dan meningkatkan ekonomi kerakyatan serta menikmati keindahan alam.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada H Baharuddin Lebe Dg Ngampang pemilik permandian Jenetallasa yang telah memberi fasilitas penginapan, aula dan lain sebagai kepada Tajdidul Iman.
“Penghargaan yang setinggi tingginya kepada bapak H Baharuddin Lebe Dg Ngampang sebagai orang tua kami yang begitu peduli dengan program dakwah Tajdidul Iman hingga memberi kami fasilitas untuk digunakan,” ujar KH Sudirman.
Juga kepada semua pihak yang ikut mendukung kegiatan Rihlah Akbar, termasuk Gubernur Sulsel yang diwakili Kepala Biro Kesra, Erwin Sodding, SE, MM.
“Terima kasih banyak kepada bapak Gubernur Sulsel yang bersedia hadir dan membuka acara ini. Saat itu, saya sangat mengapreasiasi terlaksananya kegiatan ini. Saya mendoakan kita semua diberi kesehatan dalam menjalankan amal agama ini” jelasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Sulsel yang diwakili Kepala Biro Kesra Sulsel, Erwin Sodding, SE, MM menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut.
“Apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya diberikan bapak Gubernur Sulsel kepada KH Sudirman yang berinisiatif menggelar kegiatan Rihlah Akbar ke VII tahun 2023 ini. Sebenarnya bapak Gubernur sudah mengagendakan untuk hadir, namun karena sesuatu hal, tiba-tiba beliau dipanggil ke Istana, akhirnya saya ditunjuk untuk mewakili beliau,” kata Kepala Biro Kesra.
Dia juga mengemukakan, Pemprov Sulsel saat ini intens memberikan bantuan hibah terhadap sejumlah sarana dan prasarana spiritual.
“Pemberian bantuan hibah untuk sarana dan prasarana spiritual dengan mekanisme berdasarkan Permendagri 77 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah,” sebutnya.
Erwin mengaku, bahwa hibah tersebut sebagai wujud kehadiran dan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan instruksi Gubernur Andi Sudirman untuk rumah ibadah.
“Bantuan hibah ini sebagai wujud kepedulian Pemprov akan sarana dan prasarana ibadah di daerah ini,” kuncinya. (rls)






















