Bertempat di waterpark Dewi Sri yang beralamat di Bontoramba Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Ikatan Muslimah Tajdidul Iman (IMTI) melaksanakan kegiatan RIHLAH ke 2, Ahad (5//1/2025) siang
Dalam amanahnya, pembina IMTI, Hj Nur Alam S.Ag menguraikan 2 pesannya sebagai bekal para muslimah menjalani kehidupan di dunia ini. Kedua pesan di maksud, adalah menjadi muslimah seperti Khadijah r.a. Dan Kedua adalah menebar manfaat kebaikan.
“Kami berharap dalam RIhlah kedua ini. Setelah pelaksanaan Rihlah pertama di Bantimurung, kita dapat menjadi wanita yang dirindukan Syurga seperti istri Rasulullah SAW, Khadijah R.A. Dimana beliau banyak menebar manfaat sehingga Islam kini tersebar di seluruh penjuru dunia” ujar Hj. Nur Alam. S.Ag.
Dirinya juga berharap pada pengurus IMTI agar tetap menebar kebaikan seperti perintah Allah SWT dalam Al- quran, surah Al-Isra ayat 7 yang berbunyi “Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu telah berbuat baik untuk dirimu sendiri. Jika kamu berbuat jahat, (kerugian dari kejahatan) itu kembali kepada dirimu sendiri”.
“Hidup ini adalah pilihan. Maka saya berpesan kepada kita semua, mari kita menebar kebaikan dan memberi manfaat sebaik baiknya bagi diri kita, keluarga dan orang lain.” Kunci Hj Nur Alam, S.Ag.
Kegiatan Rihlah ke 2 ini di mulai ba’da shalat Dhuhur dengan pembacaan Qalam Ilahi oleh Hasmiah, kemudian dilanjutkan dengan laporan ketua panitia Hj. Nursuhaini yang mengungkapkan peserta Rihlah ke 2 ini dihadiri peserta sebanyak 105 orang.
“Alhamdulillah dari kegiatan ini diikuti sekitar 105 peserta IMTI. Kegiatan ini kami laksanakan untuk lebih mempererat tali ukhuwah sesama muslimah di Tajdidul Iman.” Terang Hj Nursuhaini.
Sementara itu, dalam sambutannya, ketua IMTI, Hj Sahariah mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan Tajdidul Iman, hingga kegiatan tersebut berjalan lancar dan baik.
“Kami juga bersyukur ada beberapa divisi di IMTI sudah berjalan dengan baik seperti divisi tahsin yang semakin banyak anggotanya, semoga kedepan Divisi divisi lainnya bisa lebih optimal dalam berbuat kebaikan” harap Hj. Sahariah.
Ketua Yayasan Tajdidul Iman, Ustad Ahmad Baduddin, S.Pd.I yang tampil membawa sambutan juga berharap IMTI terus menebar kebaikan sebagai bagian dari Jihad.
“Saya banyak belajar dari guru kita semua, KH. Sudirman untuk menebar kebaikan dan mengajak orang untuk berbuat baik. Kita jangan sendiri masuk syurga, tapi kita juga harus mengajak orang lain untuk bersama sama masuk Syurga.” Katanya.
Dirinyapun berpesan agar IMTI tetap semangat melayani ummat, karena mengharap ridhonya Allah. Bukan karena ada hal yang lain. “Jangan cari wajahnya manusia, tapi carilah ridhonya Allah. Insya Allah kedepan IMTI akan terus berkembang dengan baik, kalau kita bekerja dengan Ridhonya Allah SWT” kunci ustad Ahmad Baduddin.
Dalam kajiannya founder sekaligus pembina YTI, KH. Sudirman. S.Ag. mengungkapkan pentingnya menjaga Iman dimanapun kita berada. “Saya berharap dari kegiatan RIhlah ke 2 ini, IMTI sesuai thema kegiatan ‘Satukan Hati Dalam Iman’ tetap menjadi istri yang sholeha, istri yang memiliki suri tauladan yang baik dan mampu melahirkan penerus rasulullah SAW” ujar Kiai Sudirman.
IMTI, sambung kiai Sudirman adalah Dharma Wanitanya Tajdidul Iman, “Jadi kalau bapak bapaknya sudah ribuan, maka seharusnya, istri TI atau IMTI juga ribuan. Seperti Dharma Wanita. Jadi saya berharap agar kita terus menebar kebaikan dalam Iman dan Taqwa kepada Allah SWT dengan mengikuti beberapa kajian yang diselenggarakan TI” harap Kiai Sudirman.
Sebelum acara ini ditutup panitia mengadakan permainan atau games dakwah yang dipandu langsung pengurus IMTI dan Mc ketua PASTI (Pemuda Ahli Syurga Tajdidul Iman) ustad Imam Sidiq. Usai shalat Azhar berjamaah acara itupun ditutup. (tim)






















