Hingga hari ketiga Safari Dakwah Dzulhijjah yang dilaksanakan Tajdidul Iman (TI) di Takmirul Masajid Muhammadiyah jalan Banda Makassar Senin (11/6/2024), ratusan jamaah TI terlihat semakin bergairah mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutan pembukanya, pengurus Takmirul Masajid, yang diwakili bendaharanya, Ilham Supiana, S.Sos, M.Ps.Sp, mengemukakan rasa syukur dan gembiranya, menyambut kedatangan jamaah TI di masjid yang dibangun Mayor KH Fathul Muin Daeng Maggading itu.
“Kami atas nama pengurus dan jamaah masjid Takmirul Masajid Muhammadiyah, mengucapkan syukur atas kehadiran bapak ibu jamaah TI di masjid ini. Mohon maaf bilamana pelayanan kami belum maksimal dalam memberi yang terbaik bagi bapak dan ibu,” ujar Ilham Supiana.
Hal yang sama disampaikan ketua Takmirul Masajid Muhammadiyah, Harmono. Alumni Mualimin Muhammadiyah itu merasa senang dan bangga dengan kehadiran TI dengan menggusung thema Safari Dakwah Dzulhijjah di Takmirul Masajid.
“Dimasjid ini ada banyak pengurus, namun karena kesibukannya hingga mereka tidak sempat datang dalam mengikuti kegiatan Safari Dakwah Dzulhijjah TI.” Kata Harmono yang juga merupakan alumni Universitas Muslim Indonesia (UMI) tahun 80-an
Namun pria yang juga pengusaha peti kemas itu mengaku tetap bersyukur, sebab Kiai Sudirman sebagai pimpinan Tajdidul Iman selalu menggairahkan dakwah di masjid ini dengan merutinkan buka puasa setiap hari Senin.
“Saya salut dengan program dakwah beliau (Kiai Sudirman-red) yang memanfaatkan berbuka puasa setiap hari Senin di Masjid ini dan dirangkaikan dengan mengisi taklim ba’da shalat maghrib hingga menjelang Isya” tandas Harmono.
Sementara itu dalam tauziahnya, Founder sekaligus pembina Tajdidul Iman, KH Sudirman mengangkat thema memantapkan aqidah (Tauhid) dan mengokohkan Ibadah dalam penyembelihan Hewan Qurban, .

“Baik tidaknya ibadah seseorang, itu tergantung dari aqidahnya, maka tugas pokok seorang muslim adalah jangan berhenti kita berdakwah,” kata Kiai Sudirman yang juga wakil ketua PD Muhammadiyah kota Makassar.
Untuk memantapkan aqidah itu, sambung Kiai Sudirman, maka setiap muslim harus memiliki 5 hal “Yakni yakini, Ilmui dan amalkan. Jangan lalu berhenti sampai disitu tapi lanjutkan dengan Dakwahkan dengan istiqamah dan Berkorban dengan bersabar. Ke lima amalan ini wajib seorang muslim menempuhnya jika ingin selamat dunia dan akhirat” ujar Kiai Sudirman.
Acara ini ditutup dengan sambutan Ketua Yayasan TI, Ahmad Baduddin dia berterima kasih dengan pengurus Takmirul Masajid Muhammadiyah yang telah memberi fasilitas tempat bagi jamaah TI untuk menggunakannya dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya sebagai ketua Yayasan TI mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus masjid, dan mohon maaf bilamana dalam kegiatan ini terdapat hal hal yang tidak kita inginkan” Kunci ustad Ahmad Baduddin.
(tim)






















