Salah satu donatur pewakaf panti dan rumah tahfidz Ar-Rahman Tajdidul Iman, yang juga pengurus jenazah tajdidul Iman PJTI. H Ibrahim bin Ronda (53 tahun) berpulang menghadap ke Ilahi, Senin (9/6) malam.
Jenazah almarhum yang dikenal juga sebagai pengusaha Kurmaku itu, kemudian diantar ratusan pelayat dan keluarga dari kediamannya di kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, untuk dishalati di masjid Nurul Istiqamah BTP, Selasa (10/6) siang.
Uniknya dua tokoh Muhammadiyah kota Makassar, turut memberi sepatah kata sebelum jenazah ayah 3 orang anak itu dishalati, termasuk ketua pengurus masjid Nurul Istiqamah, yang menilai sosok almarhum sangat dekat dengan jamaah di masjid tersebut.
“Kami merasa kehilangan salah satu jamaah terbaik kami, bertahun tahun kami selalu bersama beliau. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum dan melapangkan kuburnya,” ujar ketua pengurus masjid Nurul Istiqamah.
Sementara itu saat membawakan kata sambutan, pendiri sekaligus pembina Yayasan Tajdidul Iman (YTI), KH Sudirman tidak mampu menahan rasa harunya. Wakil ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) itu lalu menceritakan tekad almarhum untuk mewakafkan rumah dan hartanya di jalan Layya Makassar sebagai rumah tahfidz Ar-Rahman Tajdidul Iman.
“Beliau (almarhum) itu orang cerdas, dan ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa tidak ada yang kita bawa saat kita menghadap kepada Allah SWT selain amal Jariyah, Beliau korbankan harta dan tenaganya di jalan Allah dan sekali lagi ini pelajaran mahal dari beliau” ujar Kiai Sudirman.
Hal yang sama diungkapkan Ketua PDM Makassar, KH Said Samad, yang menguraikan keteladanan nabi Ibrahim sama persis dengan jiwa dan karakter almarhum yang juga bernama H. Ibrahim.
“Beliau ini memiliki sifat sosial yang tinggi dan rela berkorban – hal ini sama dengan sosok nabi Ibrahim AS, semoga almarhum mendapat tempat yang layak disisi Allah SWT, diampuni dosanya dan di lapangkan kuburnya” kunci KH Said Samad.
Usai dishalati, jenazah almarhum kemudian diantar oleh ratusan pelayat dan keluarga almarhum untuk dimakamkan di Taman Pemakaman Riyadhul Jannah Tajdidul Iman yang terletak di Dusun Bangkala, Desa Je’nemandingin Kecamatan Pattalassang Kab. Gowa.
“Atas nama keluarga Besar Tajdidul Iman & Peduli Umat, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kami, H. Ibrahim bin H. Ronda. Semoga segala amal kebaikan beliau diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di surga-Nya yang paling mulia.” kunci ketua Peduli Ummat, ustad Awaluddin di sela sela prosesi pemakaman tersebut. (tim)






















