Dalam rangka ikut serta membantu memfasilitasi para relawan pengurus jenazah Tajdidul Iman (PJTI), BPJS Ketenagakerjaan kota Makassar mengundang khusus pengurus Inti PJTI di kantornya di jalan Urip Sumoharjo lantai 2. Selasa (27/5/2025) siang.
Dalam pertemuan tersebut, hadir mewakili PJTI, adalah wakil ketua yayasan Tajdidul Iman, ustad Awaluddin, yang juga ketua Peduli Umat, ketua divisi PJTI Ikhwan, ustad Alghifari, Ketua Seksi Dana dan Sponsor, Muhammad Sugiri dan anggotanya, Agus Salim Mustafa.
Sementara dari BPJS diwakili Account Represntative Khusus atau Senior Manager BPJS Makassar, Sindbad Okstanza Yusnawir.
“Tujuan kami mengundang PJTI untuk menawarkan agar para pekerja jenazah dapat menjalankan tugasnya dengan tenang, Karena BPJS akan memberi perlindungan maksimal kepada keluarga mereka” ungkap Sindbad panggilan akrab Sindbad Okstanza Yusnawir dihadapan pengurus PJTI.
Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan, yang dulu dikenal sebagai BPJAMSOSTEK, adalah badan penyelenggara jaminan sosial yang memberikan perlindungan bagi pekerja, terlebih bagi para pengurus jenazah dan keluarga mereka dari risiko-risiko yang tidak diinginkan terkait pekerjaannya.
“Perlindungannya seperti kecelakaan kerja, kematian, dan kehilangan pekerjaan. Program ini menawarkan berbagai manfaat, termasuk Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).” Tambah Sindbad.
Sejauh ini, tambah Sinbad BPJS sudah banyak membantu beberapa pengurus masjid di Makassar, dia mencontohkan di kelurahan Tamarunang kecamatan Mariso. “Alhamdulillah sudah ada beberapa masjid yang kita bantu, mulai dari imamnya, Marbot Masjid hingga pengurus jenazahnya. “ urainya.
Slogan BPJS Ketenagakerjaan sambung Sindbad adalah “Kerja Keras Bebas Cemas”. “Slogan ini menekankan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan perlindungan bagi pekerja pengurus jenazah, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang dan tidak khawatir akan risiko yang mungkin terjadi.” Tandasnya.
Untuk mewujudkan komitmen kerja sama BPJS – PJTI, Sindbad juga berjanji akan membantu maksimal Musyawarah Kerja PJTI yang akan dilaksanakan akhir Juni 2025 mendatang.
“Insya Allah kami siap bantu PJTI, dan kami juga akan berkunjung ke kantor PJTI untuk memperkuat kerja sama ini” kuncinya.
Sementara itu ustad Awaluddin mengaku gembira dengan tawaran BPJS Ketenagakerjaan untuk ikut membantu para pengurus jenazah dalam menjalankan tugasnya.
“Kami menyambut baik tawaran beliau, apalagi beliau juga bersedia membantu kegiatan Musyker ke V PJTI tahun 2025” jelas ustad Awaluddin.
Hal yang sama diungkapkan ustad Alghifari, dengan semboyan Kerja Tenang, Keluarga Aman akan membuat para pekerja jenazah ini bisa maksimal dalam bekerja.
“Kami biasa mendapat amanah urus jenazah sampai di Galesong Takalar – karena di kejar waktu, biasanya kami ngebut motor dengan kencang agar bisa sampai cepat di tempat tujuan” ujarnya.
Makanya dengan BPJS ini, sambung Alghifari dirinya merasa senang karena bisa bekerja dengan baik dan tenang. Sementara itu Muhammad Sugiri, koordinator dana dan sponsor juga merasa puas dan gembira dengan tawaran BPJS tersebut,
“Mewakili para pengurus Jenazah- kami merasa senang dan bangga bisa bekerja sama dengan BPJS dalam memberi perlindungan maksimal bagi para pengurus jenazah” kunci Sugiri. (As)






















