21. Membaca Al-Qur’an Tidak Sesuai Urutan Mushaf (Melompat-lompat)
Madzhab Hanafi: Membaca al-Qur’an tidak sesuai urutan mushaf dan beriringan adalah makruh.
Madzhab Maliki: Membaca al-Qur’an [dalam shalat] tidak sesuai urutan mushaf dan beriringan adalah makruh.
Madzhab Syafi’i: Hendaknya membaca al-Qur’an sesuai dengan urutan al-Qur’an. Makruh hukumnya jika tidak berurutan, akan tetapi tidak membatalkan shalat.
Madzhab Hanbali: Saya tidak menemukan pendapat mereka yang jelas dalam masalah ini.
22. Mengulang-ulang Surat
Madzhab Hanafi: Hukumnya makruh mengulang-ulang surat pada sebuah rakaat dalam shalat fardhu.
Madzhab Maliki: Hukumnya makruh mengulang-ulang surat pada dua rakaat shalat fardhu.
Madzhab Syafi’i: Disukai mengulang-ulang surat pada dua rakaat.
Madzhab Hanbali: Boleh hukumnya mengulang surat di dalam dua rakaat, hal itu boleh dan tidak makruh.
Diringkas dari Kitab Jadwal Al-Fiqh Al-Muwazi Karya DR. Umar Abdullah Kamil
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















