SYARAT IKHLAS
Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:
…إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan…” (HR. Bukhari, Muslim dari Umar bin Khaththab)
Faidah-faidah Hadits di Atas
- Menjauhkan Sikap untuk Selalu Dipuji
Sifat Ikhlas tidak akan pernah menyatu dengan sikap untuk selalu dipuji. Perumpamaan ikhlas dengan ingin dipuji seperti menyatukan air dengan api (sangat sulit). - Menghilangkan ketamakan duniawi.
Jika ingin meraih keihlasan, sembelihlah terlebih dahulu ketamakan duniawi dengan zuhud. - Meraih jujur dalam niat
Hanya orang yang jujur dalam niatnya yang dapat memperoleh hati yang ikhlas.
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















