Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ طِينٍ (12) ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (13)
Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). (QS. Al-Mu’minun[23]: 12-13)
Faidah-faidah Ayat di Atas:
1. Berdasarkan ayat di atas ternyata tempat sperma yang telah bercampur dengan sel telur, Allah Subhanahu wa Ta’ala memilih satu tempat yang bernama rahim. Satu tempat yang dilindungi oleh tulang panggul dan ini hanya dimiliki oleh kaum wanita. Ternyata menurut ilmuwan bila ada seseorang yang ingin membunuh seorang wanita dan mengoyaknya dengan pisau maka orang itu tidak akan mampu mencapai rahim. Allah menyebut pada ayat di atas yakni “Tempat yang Kokoh (Rahim)”
2. Jika wanita itu jatuh dari tempat yang tinggi yang mengakibatkan tulang-tulangnya patah maka dalam kondisi seperti itu ilmuwan menjelaskan rahim si wanita masih terjaga inilah bukti kebenaran al-Qur’an bahwa kita disimpan pada sebuah gudang oleh istilah Qur’an “Tempat yang Kokoh” itu sebagai bukti Allah menjaga air sperma yang disimpan tersebut supaya kelak menjadi makhluk. Sudahkah kita memikirkan kelemahan kita di dalam perut ibu kita??? Sudahkah kita bayangkan betapa pemurahnya Allah menjaga kita di rahim tersebut??? Lalu kita tiba-tiba mau menjadi penentang???
3. Sekarang pembicaraan kita sang sperma tersebut masih berada di dalam rahim. Menurut ilmuwan dilindungi oleh tiga hal yaitu: selaput seperti kantong plasenta yang berada di dalam rahim, oleh rahim dan oleh perut ibu. Berlapis-lapis bukan??? Bukti kebenaran ini dijelaskan oleh Allah Dzat Pencipta sekaligus Pemelihara pada Surah Az-Zumar[39]: 6
خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِنْ بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّى تُصْرَفُونَ (6)
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. tidak ada Tuhan selain dia; Maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?
4. Coba renungkan sejenak sperma yang rendah dan lemah itu dipindahkan oleh Allah ke dalam rahimnya wanita yang dijaga dengan penjagaan lapis tiga oleh Dzat Yang Maha Pemurah lalu masihkah kita berkata aku tidak percaya tuhan??? Masih beranikah kita menentang mau-Nya Alla dengan segala kelemahan kita??? Masihkah kita menganggap diri kita hebat Lalu lupa bersyukur kepada Allah??? Siapa diri kita yang lemah ini??? Masihkah kita menolak menutup aurat??? Masihkah kita berat shalat berjamaah???
5. Tidakkah sepantasnya hati kita takut akan keagungan Allah dengan memikirkan satu saja yaitu masalah rahim??? Bagaimana Allah berbuat di dalam tempat tersebut. Menurut ilmuwan ini tempat yang sangat menakjubkan kalau manusia merenungkannya karena ternyata rahim itu setelah dilapis dengan beberapa lapis penjagaan memang dirancang khusus untuk tempat menempel dan menggatung darah dan inilah ayat yang pertama trun tentang hal itu yang menjelaskan tentang penciptaan manusia.
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2)
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (QS. Al-Alaq[96]: 1-2)
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















