HAL-HAL YANG DIBERKAHI MENURUT TINJAUAN SYARIAT (AL-QUR’AN DAN AL-HADITS)
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (26)
Katakanlah: “Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Ali-Imran[3]: 26)
Ada berapa hal yang dijelaskan oleh al-Qur’an dan hadits yang shahih tentang hal-hal yang diberkahi:
- Al-Qur’anul Karim
- Para Rasul dan para Nabi
- Makhluk-makhluk yang shaleh
- Masjid-masjid
- Daerah-daerah di sekitar Masjidil Haram
- Ka’bah
- Maqam Ibrahim
- Sumur zam-zam
- Shafa dan Marwah
- Bulan Ramadhan
- Lailatul Qadr
- 10 Awal Dzulhijjah
- Hari-hari Tasyrik
- Bulan-bulan Haram
- Hari Senin, Kamis, Dan jum’at
- Waktu nuzul Ilahi
- Negeri Syam
- Negeri Yaman
- Hujan
- Pohon Zaitun
- Air Susu
- Kuda
- Kambing
- Pohon Kurma
- Berdzikir
- Ruqyah
- Santap sahur
Sumber:
Kitab At-Tabarruk Anwaa’uhu wa Ahkaamuhu Karya Dr. Nashir bin Abdurrahman bin Muhammad Al-Junda’i
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















