Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) selain memiliki tim tangguh yang standby 24 jam dalam memberi pelayanan kepada warga yang membutuhkan, juga didukung dengan sarana operasional berupa mobil ambulans.
Hal ini terlihat pada Sabtu (29/8/2026) subuh. Mobil ambulans yang dikemudikan Rahman salah satu driver terbaik PJTI, sejak pukul : 04.30 WITA, stand by di depan masjid Nurul Khalifah kompleks BSP – Lingkungan Borong Raukang, Samata kabupaten Gowa untuk mengantar jenazah almarhumah Hj. Rosmini Karaeng Tarring yang akan dibawa ke tanah kelahirannya di Jeneponto untuk di makamkan.
“Sekitar dua setengah jam jarak tempuh kami dari Samata ke lokasi Jeneponto, Insya Allah berjalan aman dan lancar” ujar Rahman kepada wartawan media ini sebelum mengemudikan kendaraannya.
Aksi Cepat Tanggap: Relawan PJTI, ini sambung Rahman siap siaga 24 jam mengantar pasien sakit, menjemput korban kecelakaan, hingga membawa jenazah ke pemakaman.
“Insya Allah kami stand by 24 jam memberi pelayanan terbaik kepada warga yang membutuhkan bantuan kami. Kapan dan dimanapun kami diamanahkan, Insya Allah kami akan laksanakan.” Tandasnya.
Apresiasi berupa pujian-pun dilontarkan Muhammad Ali, salah satu pengurus masjid Nurul Khalifah dan warga di kompleks BSP Samata Gowa.
“Jiwa sosial supir mobil ambulans tercermin dari aksi tulus para pengemudinya dalam memberikan layanan darurat dan kemanusiaan tanpa pamrih, Bisa dilihat dari waktu yang masih subuh sekali, tapi beliau sudah berada di depan masjid.” Ungkap Muhammad Ali,
Dia bahkan mengaku jika ayah mertuanya dulu juga ditangani tim PJTI dengan baik dan sesuai sunnah, “Waktu ayah mertua saya meninggal, tim PJTI, asuhan kiai Sudirman yang mengurusnya, sangat professional dan cepat” puji Muhammad Ali.
Hal yang sama diungkapkan Syam warga BSP yang melihat tidak gampang Tajdidul Iman merekrut tim relawan, “Pasti memiliki jiwa sosial yang tinggi, sebab tidak gampag dalam mengurus jenazah di pagu buta kecuali orang orang yang ikhlas. “ tandasnya. (*)






















