Setiap Muslim ingin memiliki hisab yang mudah di hari akhir. Untuk mewujudkannya, seorang Muslim dapat membaca doa yang diajarkan Kiai sekaligus Founder dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman, KH Sudirman, S.Ag.
Dalam laman youtube miliknya, Rabu, (18/12) siang, Kiai Sudirman membagikan kiat-kiat agar kita umat muslim, mendapat hisab yang mudah dengan membaca doa sesuai yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.
Kiai bahkan meminta agar umat Muslim yang berusia diatas 40, 50, hingga 60 tahun lebih, agar banyak banyak memanjatkan doa ini, “Doanya sangat mudah dan gampang, kita cukup membaca doa Allahumma Haasibnii Hisaban Yasiiran (Ya Allah hisablah aku dengan hisab yang mudah)” terang Kiai Sudirman.” Ujar Kiai Sudirman
Selain itu, wakil ketua PDM Muhammadiyah kota Makassar itu juga mengajarkan doa pelunas hutang yang ampuh dan dibaca pada Tasyahud akhir.
“Ini doa sangat baik kita baca di Tasyahud akhir sebelum salam. Tidak boleh dibaca di Tasyahud awal.” Katanya
Doa yang dimaksud Kiai berbunyi “Allahumma inni a’udzubika min ‘adzabil qabri wa min ‘adzabin jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjal”
“Adalah doa yang dibaca setelah Tasyahud akhir sebelum salam yang artinya, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Dajjal” jelas Kiai Sudirman.
Kemudian sambung Kiai Sudirman, bagi yang memiliki banyak hutang, ada juga doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk dibaca.
“Kalimatnya seperti ini Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabil qobri, wa a’udzu bika min fitnatil masiihid dajjal, wa a’udzu bika min fitnatil mahyaa wa fitnatil mamaat. Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom” ungkap Kiai Sudirman
Artinya doa tersebut, sambung Kiai Sudirman, Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari siksa kubur, aku meminta perlindungan pada-Mu dari cobaan Al Masih Ad Dajjal, aku meminta perlindungan pada-Mu dari musibah ketika hidup dan mati. Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari perbuatan dosa dan sulitnya berutang).” (HR. Bukhari no. 832 dan Muslim no. 589).
“Dari doa ini ada tiga hal yang kita harapkan, pertama adalah Jangan mati kita kelak tersiksa, kedua jangan kita disiksa di kubur, dan ketiga jangan setelah kita mati, meninggalkan banyak hutang, semoga kita semua bisa mengamalkannya” harap Kiai Sudirman. (tim)






















