Kebakaran kembali melanda kota Makassar. Kali ini terjadi di kompleks Lapas, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Rabu (20/11/2024) pagi.
Akibat peristiwa tersebut, dua rumah terbakar dan satu orang perempuan setengah baya bernama Nurhayati berusia 63 tahun meninggal dunia.
Kakak sepupu almarhum bernama Maria, kemudian menghubungi Pengurusan Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) dan meminta PJTI yang dibina langsung KH Sudirman. S.Ag untuk mengurus jenazah adiknya.
“Karena kondisi jenazah yang 100 persen terbakar, maka kami turunkan Tim Gerak Cepat (TGC) yang memang handal dalam mengurus jenazah dalam berbagai kondisi” terang wakil ketua Yayasan Tajdidul Iman (YTI) ustad Awaluddin
TGC Akhwat yang dimaksud ustad Awaluddin yakni dengan menurunkan Koordinator Lapangan (Korlap 1) Yurnianti, (korlap team 5) Nanna dan (Nurhudaya anggota tim 1) untuk menangani jenazah tersebut.
“Ya pada waktu waktu mendadak seperti ini, kami langsung meminta kepada tim khusus agar dapat menangani jenazah tersebut dengan baik dan cepat, b sesuai sunnah. Alhamdulillah semuanya dapat berjalan lancar” terang ustad Awaluddin via sambungan telephon Rabu (20/11/2024)
Pengerjaan pengurusan jenazah tersebut, dilakukan pada pukul 14.00 wita siang, dan selanjutnya dimakamkan sebelum shalat Ashar di TPU Mappala, jalan Emmy Saelan Makassar dari kediaman almarhumah di jalan Salemba 1 Makassar.
“Secara khusus kami tangani jenazah ini karena kondisi tubuhnya terbakar telah 100 persen. Adapun kain kafan beserta Ambulance disiapkan oleh tim kami” tandas ustad Awaluddin.
Pada hari yang sama Rabu pagi (20/11/2024), TIM PJTI Akhwat menangani jenazah almarhum Dg Sapo Binti Soppeng berusia 58 Tahun
Yang beralamat di jalan Sultan Alauddin Lorong 6 belakang pasar Pa’baeng Baeng Makassar. Jenazah kemudian diantar ke tanah kelahirannya di kecamatan Kelara, Tolo, Kabupaten Jeneponto untuk di makamkan usai Ba’da shalat Dhuhur.
Sebelumnya pada hari Selasa pagi tanggal 19/11/ 2024, TIM PJTI Akhwat meluncur ke kabupaten Gowa untuk mengurus jenazah Rahmatia Dg Caya binti Hayung berusia 73 tahun.
Almarhun yang beralamat di Cakra Hidayat Regency Blok I No. 6, Belaka Desa Taeng kabupaten Gowa itu di dimakamkan TPU Sudiang Makassar Ba’da shalat Duhur (tim)






















