Dalam sehari, Rabu (09/10/2024) Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) sebuah lembaga sosial, dakwah dan pendidikan yang dibina langsung Kiai Sudirman, S.Ag ini menangani 5 jenazah dengan lokasi yang berbeda.
Sekitar pukul 06.30 pagi. Tim 3 PJTI Utsman Bin Affan, bergegas ke rumah duka di kompleks BTN Paropo Makassar untuk mengurus Jenazah pertama, almarhum H. Damang Muda (82), yang pagi itu juga dimakamkan di TPU Panaikang sekitar pukul 08.00 pagi usai di Sholati.
Pada pukul 10.30 pagi, Tim 5 PJTI Thalhah bin Ubaidillah bergegas ke Jalan Tinumbu Makassar untuk mengurus jenazah kakek Abd Karim (77 tahun) yang dikebumikan di Bonto Bua Maros ba’da Dzuhur.
Diwaktu yang sama , sekitar pukul 10.30 Wita tim 2 Umar Bin Khattab juga mengurus jenazah almarhum Sugianto 47 tahun yang beralamat di kompleks Telkomas Makassar. Almarhum kemudian disemayamkan ba’da dhuhur di masjid dekat rumahnya lalu dibawa ke TPU Panaikang Makassar.
Uniknya di kediaman almarhum tersebut, tim PJTI sempat bertemu salah satu caloh Gubernur Sulawesi Selatan , H. Azhar Arsyad yang ketua PKB Sulsel dan merupakan wakil dari pasangan Mochammad Ramdhan Pomanto.
Dihari yang sama, sekitar pukul 15.00 sore, tim Akhwat PJTI juga mengurus jenazah almarhumah Hasna (63 tahun) yang beralamat di jalan Sultan Abdullah Raya Makassar yang kemudian di makamkan di Bira Bira Kariango Maros, ba’da shalat Azhar.
Sebelumnya tim 1 Ikhwan PJTI Abu Bakar As Siddiq mendapat amanah mengurus jenazah almarhum M.Ali (61 tahun) yang beralamat di jalan poros Lantebung. Almarhum kemudian di makamkan di jalan Mattoangin 4 ba’da shalat Azhar
Menyikapi hal tersebut, ketua Peduli Umat Tajdidul Iman, ustad Awaluddin memberi apresiasi atas kerja keras tim pengurus jenazah yang tidak pernah kenal kata lelah dan menyerah dalam mengurus jenazah, sekalipun tengah malam, tim PJTI ini ikhlas dan sabar melakukan tugas mulianya.
“Saya memberi apresiasi atas kinerja teman teman yang berkomitmen untuk membantu warga dalam pengurusan jenazah dengan sabar dan ikhlas. Semoga apa yang teman teman lakukan ini bernilai ibadah disisi Allah SWT dan mendapat balasan yang berlimpah, Aamiin” ujar ustad Awaluddin. (tim)






















