Dihadapan pejabat Forkopimda kabupaten Maros, dan Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala dinas Sosial serta 700 orang lebih peserta / tamu undangan Rihlah Akbar ke 9 yang dilaksanakan di Tappawita High Land, Dusun Arra, Desa Tompobulu, kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.
Ketua Yayasan Tajdidul Iman, ustad Ahmad Baduddin, S.Pd.I., mengungkapkan kisah perjalanan yayasan yang dipimpinnya itu, Sabtu (2/5/2026) siang hingga mencapai prestasi gemilang dengan mampu mendatangkan peserta hingga lebih 700 orang.
“Alhamdulillah saat ini, yayasan Tajdidul Iman, sudah mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan dengan peserta mencapai 700 orang lebih pada kegiatan Rihlah Akbar yang ke 9 ini. Hal ini tentu saja berbeda pada awal yayasan Tajdidul Iman mulai terbentuk” ujarnya.
Diapun mengisahkan awal berdirinya yayasan Tajdidul Iman. Mulanya, kata ustad Ahmad Baduddin, hanya berupa pengajian kecil dengan ustadnya, Kiai Sudirman, itupun jamaahnya masih sedikit.
Ironisnya, sambung ustad Ahmad Baduddin, ada beberapa oknum yang menentang dakwah yang dibawakan pendiri sekaligus pembina Tajdidul Iman, Kiai Sudirman.
Penolakan atau tantangan terhadap dakwah Kiai Sudirman ini, kata ustad Ahmad adalah fenomena yang sudah ada sejak zaman para nabi dan rasul, berdasarkan sejarah Islam.
“Namun dengan kegigihan beliau dalam berdakwah hingga saat ini, Tajdidul Iman sudah memiliki pondok tahfidz akhwat dan Ikhwan sendiri. Pemerintah pun sudah menaruh perhatian yang cukup besar, misalnya dengan pemberian ambulans untuk kami gunakan membantu warga. Dan Alhamdulillah kami sudah memiliki 5 unit ambulans” ungkapnya.
“Saat ini juga sudah berdiri masjid kami bernama Masjid Agung Tajdidul Iman yang berada di Moncongloe Lappara, kabupaten Maros. Dan beberapa tanah wakaf dari para donatur dan simpatisan” katanya.
Makanya, sambung ustad Ahmad, dirinya tidak bisa berkata apa apa dengan melihat jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Rihlah Akbar ke 9 ini, terus meningkat, selain bersyukur kepada Allah SWT.
“Atas nama pribadi dan sebagai ketua Yayasan, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Forkopimda kabupaten Maros dan Kota Makassar, serta Forkopimcam Tompobulu, atas segala bantuan yang diberikan kepada kami selama kegiatan ini berlangsung di Tappawita. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang diberikan kepada kami” tandasnya. (*)





















