Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:
خَوْلَةَ بِنْتُ حَكِيمٍ السُّلَمِيَّةَ تَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ
Khaulah bintu Hakim As Sulamiyyah berkata; aku mendengar Rasululullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang singgah pada suatu tempat kemudian dia berdo’a: ‘A’AUUDZU BI KALIMAATILLAHIT TAAMMAH MIN SYARRI MAA KHALAQ (Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan apa saja yang Dia ciptakan), ‘ niscaya tidak akan ada yang membahayakannya hingga di pergi dari tempat itu.” (HR. Muslim)
Faidah-faidah Hadits di Atas:
- Doa di atas ringkas namun memiliki keutamaan yang seharusnya menjadi benteng pertahanan seorang muslim dalam menolak sesuatu yang dikhawatirkan. (Syaikh Abdurrahmna bin Nashir as-Sa’di)
- Siapa yang menyembelih untuk setan dengan berdoa kepadanya (berlindung) maka dia telah menyembah setan itu, dia telah menjadi khadam (pelayan setan) meskipun dengan begitu setan juga akan bekhikmad kepadanya. (Ibnu Qayyim)
- Ada makhluk yang Allah ciptakan terdapat keburukan seperti binatang, manusia, jin, burung, hewan melata, angin, petir yang Allah perintahkan kepada kita untuk memohon perlindungan dari gangguannya. (al-Allamah Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh)
- Keberadaan sesuatu dapat mendatangkan manfaat duniawi berupa pencegahan dari keburukan bukan berarti karena adanya manfaat lalu bukan bahagian dari syirik karena seseorang dapat bersujud kepada raja lalu mendapatkan hadiah berarti mendapat manfaat dunia sekaligus jatuh ke dalam kesyirikan. (Syaikh Shaleh al-Utsaimin)
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















