Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَفِي أَنْفُسِكُمْ أَفَلَا تُبْصِرُونَ (21)
Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka Apakah kamu tidak memperhatikan? (QS. Adz-Dzariyat[51]: 21)
Faidah-faidah Ayat di Atas:
- Para ilmuwan menyebutkan bahwa untuk bisa mendengar, di dalam telinga kita terdapat sel pendengar yang berjumlah 10.000. masya Allah. Sel-sel inilah yang membuat kita bisa menangkap suara dengan jernih. Alhamdulillah, terima kasih kepada-Mu wahai Dzat Yang Maha Kaya, Engkau pemilik semua ini.
- Di dalam mata kita untuk bisa menangkapa cahaya terdapat 130.000.000 sel. Masya Allah jumlah yang tidak sedikit, yang lebih menakjubkan sel sejumlah itu (130.000.000) bisa berada di tempat yang sungguh amat kecil. Betul-betul ni sebuah bukti ada Maha Pencipta, Pengatur di balik mata yang kita bisa memakainya untuk melihat. Tapi jujur saja kita sering sekali berkhianat kepada Allah, kadang menggunakan mata ini dalam rangka bermaksiat kepada Allah.
- Untuk bisa berjalan harus ada kerja sama yang baik antara 200 otot dalam setiap langka. Untuk bisa mengangkat dan menurunkan tangan, ada 50 otot yang bergerak secara serempak dengan bantuan otak. Untuk bisa berjalan ada 200 otot yang bergerak, 40 otot di antaranya menggerkkan kaki kita ke depan. Maha Sempurna Allah mengendalikan semua ini. Dan sekali lagi hadirkanlah kebesaran Allah pada diri kita ketika kita berjalan!!! Malulah kepada Allah ketika tubuh ini melangkah untuk bermaksiat!!!
- Untuk bisa berbicara dibutuhkan rata-rata 140 getar pita suara dalam satu detik. Lidah menggerakkan 17 otot, bibir menggerakkan 24 otot. Lalu renungkanlah siapa yang mengendalikan semua ini??? Meskipun begitu sering sekali kita berbicara menggerutu kepada Allah, sering sekali kita berbicara pembicaraan yang sia-sia bahkan penentangan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
- Ada lagi hal yang lebih menakjubkan melebihi dari segala yang sudah disebutkan sebelumnya yaitu MASALAH ROH. Bagaimana ROH itu bisa berada dalam diri kita??? Bagaimana kita bisa merasa??? Bagaimana indra perasa kita bisa ada??? Tidakkah kita luangkan waktu sejenak untuk menemukan keagungan Allah pada diri kita??? Dari air mani yang hina menjadi darah, daging, tulang lalu ditiupkan ROH lalu menjadilah manusia yang gagah perkasa. Maha Suci Engkau yaa Allah yang telah menyempurnakan penciptaan kita. Tidak ada alasan bagiku untuk mengingkari-Mu, Tidak ada alasan bagiku untuk menolak-Mu, Tidak ada alasan bagiku untuk tidak mentauhidkan-Mu. Jadikanlah hamba-Mu yang hina ini bisa merasakan kehadiran-Mu di manapun hamba berada!!!
Diringkas dari
(Kemukjizatan Penciptaan Manusia — Ensiklopedia Mukjizat Al-Qur’an dan Hadits jilid 2)
Penulis: KH. Sudirman, S.Ag.
(Tokoh Muhammadiyah dan Pembina Yayasan Tajdidul Iman)






















