Kepedulian para santri Ikhwan Ma’had Fathul Muin (MFM) Tahfiz Quran Muhammadiyah yang ikut sebagai relawan tim Pengurusan Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) mendapat apresiasi dan respon positif dari Yayasan Tajdidul Iman yang dibina langsung KH Sudirman, S.Ag.
Persoalan krusial yang kerap dialami santri tersebut yakni kendaraan yang akan digunakan saat ada panggilan mengurus jenazah, “Biasa kodong kita pinjam pake motornya ustad. Bagus kalau ada, tapi kalau tidak ada? Baru… Jenazah harus diurus secepatnya ini yang membuat TI membantunya” ujar sekretaris TI ustaz Ikhwan Muin Ahad (8/6/2024) di Masjid Ar Rahman Makassar.
Menyikapi hal tersebut, melalui koordinator Peduli Umat (TI), Ustad Awaluddin, berinsiasi menyerahkan bantuan secara simbolis, berupa dana yang bakal digunakan membeli kendaraan roda dua, yang nantinya dipakai Santri mengurus jenazah.
Bantuan tersebut kata ustad Awaluddin tidak seberapa, namun Peduli Umat TI berharap ada tambahan dana dari berbagai pihak (patungan) utamanya dari orang tua santri maupun donatur yang bersedia menambah agar bisa dibelikan kendaraan roda dua.
“Jadi sekali lagi kami mohon bantuan dan donasinya bagi para orang tua santri atau donatur yang mau membantu. Hal ini agar kegiatan para santri dalam mengurus jenazah dapat berjalan maksimal dan lancar” harap ustaz Awaluddin.
Penyerahan bantuan tersebut diterima langsung oleh pembina sekaligus pengasuh pondok ikhwan MFM Ustaz Herlin Yuftah saat acara Haflah (perayaan-red) dan wisuda santri MFM 1445 di Takmirul Masajid jalan Banda Makassar Ahad 8 Juni 2024. Dimana dari 108 orang santri yang di wisuda 11 diantaranya telah menghafal 30 Juz.
Kegiatan ini juga dihadiri Walikota Makassar Ir. Moch Ramdhan Pomanto yang di wakili Kabag Kesra Pemkot Makassar H. Muhammad Syarif S.STP., M.Si, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Makassar KH Said Abd Shamad dan para orang tua santri dari berbagai daerah. (tim)






















