Pelaksanaan Safari Dakwah pada 9 masjid yang dimulai di Masjid Al-Gazali jalan Toddopuli Makassar diikuti dengan antusias jamaah TI yang berbaur dengan warga sekitar, Sabtu, (8/6) lalu.
Dalam tausiahnya Kiai Sudirman meminta agar para jamaah meningkatkan ibadahnya di bulan mulia ini. “Di Bulan yang mulia ini, Dzulhijjah, kami berharap seluruh jamaah dapat meningkatkan amal ibadahnya dengan meniru jejak nabiyullah Ibrahim AS” ujar Kiai Sudirman.
Ibrahim AS sambung kiai Sudirman, berpisah dengan keluarganya karena ingin memantapkan aqidahnya kepada Allah SWT.
“Beliau nabiyullah Ibrahim AS diusir oleh kaum dan bapaknya, Namun karena keyakinannya sama Allah saja, RIndunya sama Allah, serta harap dan cintanya hanya kepada Allah, maka beliau rela menerimanya semata mata untuk memenuhi segala perintah-Nya.” Ujar Kiai Sudirman.
Maka puasa itu kata Kiai Sudirman melatih kita untuk memantapkan aqidah kita, “Ibadah akan bagus kalau Aqidahta juga bagus seperti sahabat nabi yang rela berjalan kaki dari Mekkah ke Madinah sejauh 500 kilo kurang lebih, yang panasnya luar biasa, hampir 50 derajat, memikul beban dan nyawa taruhannya tinggalkan rumahnya tinggalkan hartanya karena memang aqidahnya yang mantap” jelasnya.
Orang orang yang memiliki aqidah yang baik, pasti melejit ibadahnya. Semakin capek dia, semakin lelah dia dalam beribadah maka semakin dia menemukan ketenangan dalam dirinya. “Amalan seseorang itu di terima tergantung aqidahnya, 86 surah dalam Al-Quran semua berbicara tentang aqidah. Bahkan nabi Muhammad SAW berdakwah selama 13 tahun untuk memperkuat Aqidah ummatnya” jelasnya.
Orang orang berakidah itu, kata Kiai Sudirman melihat Syurga itu dekat, melihat kematian itu dekat, melihat kuburan itu dekat, melihat neraka itu dekat, melihat pahala itu besar sekali. “Maka saya berharap mari kita meningkatkan keyakinan kita hanya kepada Allah saja kita berharap, dan meminta” kunci Kiai Sudirman
(TIM)






















