Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Panitia RIhlah Akbar ke 9 yang dipimpin langsung pendiri sekaligus pembina Yayasan Tajdidul Iman, KH. Sudirman, S. Ag. di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Makassar, Kamis (23/4/2026).
Selain Kiai Sudirman, Audiensi ini juga dihadiri sejumlah pejabat Pemkot Makassar. Sementara dari pihak Yayasan Tajdidul Iman, hadir pula, Ketua Yayasan, Ahmad Baduddin, Wakil Ketua Yayasan, Awaluddin, Sekretaris Yayasan yang juga ketua panitia Rihlah Akbar, Ikhwan Muin, Sekretaris Panitia, Muhammad Iqbal dan Ketua Dewan Pembina IMTI Makassar Hj Nur Alam.
Dalam pertemuan itu Kiai Sudirman mengungkapkan rencana kegiatan Rihlah Akbar ini yang akan dihadiri sekitar 700 orang peserta dan akan dilaksanakan di Wisata Alam Tappawita Ara High Land kecamatan Tompobulu kabupaten Maros awal bulan Mei mendatang, sehingga dirinya berharap ada dukungan dari pemerintah kota Makassar.
Sementara itu, wakil walikota Makassar berharap kegiatan yang sudah ke 9 kalinya itu di gelar oleh Tajdidul Iman, dapat berjalan lancar dan memberikan dampak postif terutama di daerah Maros tempat Rihlah tersebut dilaksanakan. Dirinyapun berjanji akan memberi dukungan berupa bantuan kendaraan yang bisa digunakan peserta menuju Maros.
“Semoga kegiatan rihlah selanjutnya bisa lagi diadakan di kota Makassar agar pemerintah kota bisa lebih maksimal mensupport. Saya juga berharap agar setiap program Tajdidul Iman bisa merata di seluruh kecamatan se kota Makassar.”ujar Wawali Aliyah.
Aliyah juga berterima kasih atas program pengurusan jenazah yang telah beberapa kali Tajdidul Iman, terlibat bekerja sama dengan pemerintah kota Makassar.
“Atas nama pemerintah, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Tajdidul Iman yang telah banyak membantu warga Makassar dalam pengurusan jenazah” terang Wawali.
“Kami atas nama jamaah Tajdidul Iman, senantiasa selalu berdoa agar pak Wali dan ibu wakil walikota sehat selalu dalam menjalankan pemerintahan agar lebih maksimal berkontribusi dalam program ke masyarakat termasuk dakwah dan sosial di Tajdidul Iman” harap Kiai Sudirman. (*)




















