Kegiatan Bhakti Sosial (Bhaksos) Khitanan Gratis 2025, yang dilaksanakan Muhammadiyah Boarding School (MBS) Awwalul Islam kota Makassar, di aula ponpes MBS, Sabtu (15/11/2025) pagi, tidak terlepas dari peran Peduli Umat yang turut memberi support bantuan kepada peserta.
Bantuan atau support yang diberikan MBS berupa bingkisan uang tunai dan tenaga medis dari Peduli Umat. “Kami memberi support kepada peserta yang didominasi keluarga tidak mampu berupa uang transpotasi, semoga dapat digunakan dengan baik” terang ketua Peduli Ummat, ustad Awaluddin saat memberi keterangan Pers, Senin (17/11/2025) pagi.\
Pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin dilaksanakan untuk membantu warga tidak mampu dalam berkhitan “Kami berharap hal serupa bisa juga di selenggarakan lagi oleh Peduli umat dalam skala lebih besar mengingat hal ini pernah kami lakukan bahkan yang di sunat waktu itu adalah anak laki – laki dan anak perempuan” tandas ustad Awal.
Kepedulian Peduli Ummat ini juga disambut gembira para peserta dan orang tuanya sebab selain mereka sudah terbantukan dengan bhakti sosial ini, peserta juga mendapat bingkisan menarik dari Peduli Umat dan sponsor lainnya.
“Alhamdulillah, anak kami berhasil di sunat ditengah biaya sunat yang sangat mahal , terima kasih MBS, terima kasih Peduli Umat” ujar Nurhayati (34 tahun) warga yang ikut mengantar putranya untuk di khitan.
Sementara itu direktur MBS, KH Sudirman S.Ag, mengungkapkan jika kegiatan ini dilaksanakan, sebagai bentuk kesyukuran warga perserikatan atas usia ke 113 Muhammadiyah yang jatuh pada tanggal 18 Nopember tahun 2025 ini.
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan baik, aman dan lancar dengan dukungan dari berbagai elemen untuk mensukseskannya. Selain dalam rangka Milad Muhammadiyah dan HUT Makassar ke 418, pelaksanaan kegiatan ini juga untuk memperkenalkan MBS kepada warga disekitar Ponpes” terang Kiai Sudirman.
Kiai juga mengungkapkan peserta khitanan ini berjumlah 94 orang, namun yang terealisasi di khitan sebanyak 74 orang. “Ada 20 orang anak yang tidak mau karena masih takut padahal sudah mendaftar, ada 3 kelurahan yang berada di sekitar ponpes MBS, yakni kelurahan Untia, Bira dan Parangloe yang mengirim warganya untuk di khitan” tandas Kiai Sudirman.






















