Selama sepekan, Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) yang dibina langsung ulama Makassar, KH Sudirman, S.AG telah mengurus 9 jenazah di dalam kota Makassar. Ini menunjukkan jika PJTI telah mendapat kepercayaan dari masyarakat dalam mengurus jenazah warga.
Pada hari Sabtu 5 Juli 2025, sekira pukul 14.00 wita, tim PJTI Akhwat diamanahkan mengurus jenazah bernama lengkap Miranty Putri berusia 43 tahun yang beralamat di Komp. Skarda North No.20 Makassar. Dan Dimakamkan setelah shalat Ashar.
Dihari yang sama Sabtu (05/7/2025), tim akhwat lainnya mengurus Jenazah seorang nenek bernama Kartini Kasidjo (80 tahun) yang beralamat di jalan Tidung 7 Setapak 3 No. 96 Makassar. Sebelum Ashar, almarhumah diantar ke pemakaman Panaikang Makassar.
Sebelumnya pada Kamis (03/7/2025) tim PJTI Akhwat mengurus jenazah seorang nenek bernama Hj. Marwiyah berusia 78 tahun yang beralamat di BTN Paropo dan telah dimakamkan usai shalat Dhuhur di TPU Panaikang.
Jenazah lainnya yang diurus PJTI Akhwat di hari yang sama Kamis (03/7/2025) sekira pukul 10.00 wita adalah Misah berusia 71 tahun yang beralamat dijalan Urip Sumoharjo lorong 1 Makassar dan telah dimakamkan di TPU Panaikang usai Sholat Dzuhur
Jika tim PJTI akhwat mengurus jenazah sebanyak 4 orang jenazah selama sepekan, maka tim PJTI Akwat yang dikomandoi langsung ustad Alghivari Paturusi tercatat mengurus jenazah sebanyak 5 jenazah mereka adalah.
Almarhum Soepardjo Adhi Mardjito bin Kasan Besari berusia 89 tahun.
Kakek yang meninggal Jumat 4 Juli 2025 itu, diurus tim 5 : THALHAH BIN UBAIDILLAH dengan PLT Koordinatornya Maharfir dengan anggota Yusdar, Sugiri, dan Heri pada pagi sekira pukul 10.30 wita dikediaman almarhum di Jalan Parinring Dalam 1 No. 5 Blok 2 Perumnas Antang. Usai shalat Jumat Jenazah kemudian di makamkan di Pemakaman Nipa nipa Antang
Sebelumnya pada Rabu, (2/7/2025) pagi sekira pukul 10.00 Wita, tim PJTI USMAN BIN AFFAN dengan Korlapnya Maharfir Tahir dan anggota Kurniawan, Syamsuddin, Ali Imron R dan Abdullah diamanahkan mengurus almarhum NAJAMUDDIN BIN H. M. RAMLIE BACOTANG (58 Tahun) yang beralamat di kompleks Minasa Upa Makassar. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Sudiang, ba’da shalat Dhuhur.
Pada Selasa 01 Juli 2025 pagi sekira pukul 08:00 Wita tim UMAR BIN KHATTAB dengan Korlapnya Ustadz Ikhwan Muin dan anggota H. Abdurrahman, Junaedi, Ilham Almigdad, Haryanto dan Rahman diamanahkan mengurus jenazah Ir. Bambang Surjantoro bin Stefanus Subijanto berusia 53 Tahun yang beralamat di kompleks Perumahan Mutiara Gading 3,Gading Barat 5 No.15. Daya (Belakang Dafest ). Sekira pukul 10.00 pagi, almarhum diantar ke TPU Sudiang Makassar.
Di hari yang sama Selasa 01 Juli 2025 sekira pukul 11.30 (siang), tim 1 ABU BAKAR AS-SIDDIQ dengan korlapnya M.Furqon Ramdani, dengan anggota Muliadi Dg Tulo, Samsul Bahri dan Rahman, diamanahkan menuju ke jalan Tidung 9 setapak 5 kecil untuk mengurus almarhum seorang kakek bernama H. Abu Selle (83 tahun), Jenazah kemudian diantar keluarganya menuju pemakaman di kota Pare Pare Sulsel usai shalat Dhuhur.
Ketangguhan tim PJTI akhwat terlihat pada Senin 30 Juni 2025, dimana tim ANAS BIN MALIK dengan Korlapnya Zulkifli, Muhammad Furqon Ramdani, Hasan dan Ilham harus berjibaku dengan waktu. Pasalnya mereka harus berada di rumah duka di Gowa atau di Jalan Mesjid Raya No. 53, Kel. Tombolo, kec. Somba Opu usai shalat subuh atau sekira pukul
05.45 wita.
Mereka diamanahkan untuk mengurus jenazah salah seorang tokoh masyarakat Tombolo bernama H.M. Amir Djalle Daeng Suro Bin Abdul Karim Daeng Ngawing berusia 86 tahun yang dimakamkan di kabupaten Jeneponto.
“Jadi kami shalat subuhnya di masjid dekat kediaman almarhum, sebab pada pukul 07.30, almarhum diantar keluarganya ke kampung halamannya di Jeneponto” tandas Korlap Anas Bin Malik, Zulkifli. (tim)






















