Bertempat di Baruga Anging Mamiri Rumah Jabatan Walikota Makassar, salah satu organisasi sosial, dakwah, dan pendidikan Yayasan Tajdidul Iman (YTI), berhasil menggelar kegiatan Musyawarah kerja Pengurus Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) ke V, Minggu (29/6/2025) pagi.
Kegiatan yang mengangkat thema Rapatkan barisan, luruskan niat, satukan tekad untuk PJTI yang profesional dan Berkarakter dihadiri tidak kurang dari 200 orang peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota PJTI serta para tamu undangan.
Ketua panitia Musyker, Algifari Paturusi menjelaskan kegiatan tahunan ini, dilaksanakan dalam rangka melakukan evaluasi program kerja pengurus sebelumnya. “Juga menyusun program kerja ke depan yang lebih terarah dalam rangka meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan jenazah.” Ujar Alghifari didampingi sekretarisnya Kaharuddin.
Hal yang sama disampaikan Ketua Peduli Umat, Ustad Awaluddin. Dia membeberkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini untuk menunjukkan eksistensi PJTI dalam pengabdian yang tulus di tengah tengah masyarakat dengan tulus dan ikhlas semata mata karena Allah SWT.
Sementara itu Ketua Yayasan PJTI, ustad Ahmad Baduddin S.Pd,I yang didaulat membawakan kata sambutan, lebih banyak berbicara tentang asset kepemillikan YTI yang sudah tersebar di Makassar dan Maros, “Alhamdulillah kami sudah memiliki rumah tahfidz Quran, Masjid yang sementara kami bangun di Moncongloe Maros dan saat ini kami masih aktif melakukan kegiatan dakwah berupa pengajian, hingga buka puasa 2 kali seminggu” tandasnya.
Sedang pemilik sekaligus pembina YTI, KH Sudirman menerangkan niat sucinya dalam mendirikan organisasi ini. “Saya pernah menyaksikan ada orang yang diamanahkan mengurus salah satu jenazah. Dari awal hingga akhir (mengkafani-red) salah semua. Saya juga tidak menegur takut dia tersinggung.” Ujar KH Sudirman.
Maka sejak saat itu, kata Kiai yang juga Wakil ketua PD Muhammadiyah Makassar dirinya bertekad untuk membentuk relawan, melatih dan bekerja semata mata karena Allah SWT. “Melihat banyaknya kesalahan orang dalam mengurus jenazah, maka saya bermohon kehadapan Allah SWT, untuk diberi kekuatan dalam mengurus ummat yang berduka, hingga akhirnya organisasi ini terbentuk” kata Kiai Sudirman.
Acara ini ditutup dengan sambutan walikota Makassar, yang diwakili, Kabag Kesra Mohammad Syarif serta dilanjutkan pengukuhan 15 orang relawan yang selama ini mengabdi untuk menjadi anggota tetap PJTI. (tim)






















