Dalam rangka ingin memajukan pendidikan di Muhammadiyah Boading Scholl (MBS) Awwalul Islam kota Makassar, Direktur MBS, Kiai Sudirman melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Pondok Tahfidz Quran Al Anshar yang terletak di jalan Lantebung Bira Kecamatan Tamalanrea Makassar.
Seperti diketahui pemilik sekaligus pembina pondok Tahfidz tersebut, merupakan tokoh masyarakat sekaligus pengusaha ternama Makassar, H Taufan Ansar Nur, mengajak Kiai Sudirman untuk berkaloborasi menjadikan MBS maju dan berkembang.
“Jadi teknisnya para santri tetap melakukan tugas rutinnya yakni menghafal dan belajar di pondok tersebut, namun mereka (santri-red) terdaftar sebagai santri MBS yang telah menjadi sekolah induknya. Atau Dapodiknya di MBS, pondok belajarnya di Lantebung Bira” urai Kiai Sudirman
Untuk tenaga pengajar, sambung Kiai yang aktif berceramah di berbagai radio swasta dan RRI itu, pihaknya (MBS) akan mendatangkan guru guru dari MBS ke pondok Tahfidz tersebut.
“Alhamdulillah para santri di pondok tersebut secara otomatis akan menjadi santri MBS. Ceritanya kelas jauh. Dan ini pondok terbagi dua yakni, pondok putri dan pondok putra” jelas Kiai Sudirman.
Sehingga untuk saat ini, MBS juga telah membuka 5 tempat kelas jarak jauh diberbagai tempat di Makassar.
“Alhamdulillah MBS telah membuka 5 tempat kelas jarak jauh, seperti yang pertama, Ma’had Fathul Muin Tahfidzul Qur’an Daeng Maggading khusus putra di jalan Banda, kemudian yang kedua, adalah pondok tahfidz putri di samping masjid jami’ul Ihsan jalan Toddopuli Makassar. “ jelas Kiai Sudirman.
Sementara yang ketiga, sambung Kiai Sudirman adalah pondok putra Tajdidul Iman di jalan Adipura Makassar, “Dan Pondok Tahfidz Quran Wanita atau Akhwat di jalan Gunung Bulusaraung Makasar, kemudian yang ke lima adalah pondok Al Anshar yang terletak di jalan Lantebung Bira” jelas Kiai Sudirman.
Dirinya juga berharap bagi beberapa pondok yang belum memiliki sekolah formal dan belum terakreditasi agar bisa bergabung dengan MBS. “Insya Allah, bagi pondok-pondok yang belum memiliki sekolah formal, kami akan ajak kerjasama. Dan Insya Allah kami akan siap fasilitasi apa yang menjadi kebutuhannya, “ tandas Kiai Sudirman. (as)






















