Salah satu stasiun Televisi terkemuka di Indonesia, TV One, menayangkan kegiatan Pengurusan Jenazah Tajdidul Iman (PJTI) di Markas PJTI jalan Rappokalling, Kecamatan Tallo, kota Makassar Sabtu, (12/10/2024) pagi.
Dalam program apa Kabar Akhir Pekan tersebut, TV One, yang dipandu presenter Nadila Saleh dan Celia Alexandra, menayangkan kegiatan 4 tahun Kiai Sudirman di Makassar yang konsisten mengurus lebih dari 1.500 jenazah secara gratis.
Saat disambungkan kepada reporter Firda Jumardi yang berada di Markas PJTI jalan Rappokalling Makassar, Kiai Sudirman mengungkapkan bahwa kegiatan mengurus jenazah ini, ia mulai saat Covid 19 melanda Indonesia.
“Saat covid 19 melanda Indonesia, banyak orang tauma dan takut mengurus jenazah. Ini yang menantang saya untuk membentuk pengurus jenazah yang terlebih dahulu kami latih dan bina. Mereka terdiri dari anak anak muda “ kata Kiai Sudirman.
Alhamdulillah, sambung Kiai Sudirman yang awal mulanya relawan ini cuma sedikit, mereka saling panggil memanggil satu sama lain, dan kini telah mencapai 105 orang pengurus jenazah dari relawan Akhwat (perempuan), dan relawan Ikhwan (Laki Laki),
“Kalau bukan orang hidup yang mengurusi jenazah, lantas siapa lagi yang mau mengurusnya?. Empat tahun kami lalui dalam mengurus jenazah dengan gratis dan tanpa mengharap imbalan apapun, Ini peluang amal saleh yang sangat besar yang ikhlas kami lakukan, Dan itu semata mata Lillahi Ta’ala” terang Kiai Sudirman yang juga aktif sebagai penceramah di berbagai masjid di Makassar dan sekitarnya.
Pekerjaan mengurus jenazah ini, tambah Kiai merupakan pekerjaan yang sangat menyenangkan “Bahkan beberapa ibu ibu (relawan Akhwat) terpaksa tidak merayakan hari raya karena sibuk mengurus jenazah. Saat ditanya, mereka lebih senang mengurus jenazah disbanding pekerjaan lain. Ternyata kalau ibadah itu dilakukan dengan ikhlas, maka tentu akan sangat nikmat sekali dan menyenangkan. “ kata Kiai Sudirman.
Kiai Sudirman dan relawannya sudah melakukan terobosan mengurus jenazah dengan ikhlas dan bekerja tanpa pamrih sesuai hati nuraninya. Pelan tapi pasti, pendakwah yang juga dikenal di beberapa stasiun Radio di Makassar itu, mengorbankan waktu, harta dan tenaganya untuk ummat.
Bahkan 24 Jam layanan pengurusan jenazah PJTI ini standby untuk membantu mereka yang membutuhkannya. Setelah stasiun TV One, dapat dipastikan sejumlah TV Nasional pasti akan melirik pekerja ikhlas ini untuk di expose. (tim)






















